Posts under ARTIKEL Category

 kismis

Serangan jantung merupakan hal terburuk yang dapat terjadi. Detak jantung cepat (tarkikardia) merupakan salah satu faktor yang meningkatkan resikonya.

Jantung berdetak lebih cepat dari biasanya ketika kita melakukan aktivitas fisik seperti berlari, jogging, berjalan cepat, dan lain-lain. Namun, saat selesai berolahraga dan beristirahat jantung tetap berdetak kencang, maka Anda perlu waspada.

Kendati demikian, Anda tidak perlu panik jika mengalaminya. Konsultasikan pada pakar kesehatan jantung untuk mengurangi kecepatan detak jantung Anda. Di samping itu, konsumsi pula makanan-makanan yang mampu mengurangi detak jantung berikut ini.

1. Tahu
Tahu merupakan bahan pangan yang kaya akan kalsium dan vitamin sehingga baik untuk kesehatan jantung. Tak hanya itu, tahu juga baik bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan.

2. Pisang
Pisang kaya akan potasium. Mineral ini sangat efektif dalam mengurangi kecepatan detak jantung.

3. Kismis
Kismis juga mengandung potasium tinggi, tetapi rendah sodium. Kismis merupakan salah satu makanan terbaik yang mampu mengobati tarkikardia secara alami.

4. Bayam
Sayuran berdaun hijau seperti bayam kaya akan magnesium. Kekurangan magnesium diketahui sebagai salah satu penyebab tingginya detak jantung dan gangguan jantung lainnya. Maka konsumsi bayam teratur bisa membantu mengatasinya.

5. Almond
Kacang satu ini mengandung antioksidan dan vitamin yang mencegah penyakit jantung dengan mengurangi kadar kolesterol “jahat” dalam tubuh. Almond juga mampu mengontrol nafsu makan sehingga mendapat predikat camilan paling sehat.

6. Susu
Kekurangan kalsium merupakan salah satu penyebab tarkikardia. Oleh karena itu, kandungan kalsium tinggi pada susu bisa jadi solusinya.

7. Bawang putih
Bawang putih baik bagi kesehatan jantung, terutama dalam hal mencegah penyumbatan pada pembuluh darah. Ini karena bawang putih mampu mengurangi kadar kolesterol “jahat” dalam tubuh. Bawang putih juga kaya antioksidan yang melawan radikal bebas penyebab penuaan.

8. Tomat
Menurut sejumlah studi, tomat dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, tomat juga membantu mengurangi nyeri dada karena heartburn.

9. Alpukat
Potasium digunakan tubuh untuk mengatur aliran listrik di seluruh tubuh, termasuk di jantung. Alpukat kaya akan potasium sehingga mampu membantu jantung untuk tetap sehat.

10. Ikanmadu pahit propolis
Ikan seperti tuna, salmon, atau sarden mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi sehingga baik untuk jantung. Ikan-ikan ini juga diketahui efektif untuk mengurangi detak jantung.

11. Madu

Madu bisa digolongkan sebagai makanan yang memiliki khasiat terbaik buat kesehatan jantung, sebagai obat buat manusia itulah yang menjadi dasar sumber kepercayaan sampai dunia ini berakhir, tetapi diingat bahwa madu akan menjadi Obat buat manusia tatkala kita bisa berfikir dan mampu memikirkannya. (Subhannallah)

Sumber : Kompas

jantung

Sepanjang hidup kita jantung berdenyut sekitar sekali setiap detik dan akan lebih sering saat kita melakukan aktivitas fisik. Kita semua tentu pernah merasakan diperiksa dengan stetoskop pada dada. Namun, tahukah Anda bagaimana gema bunyi detak jantung yang didengar dokter dari alat tersebut?

Saat akan mendengarkan jantung, dokter akan menyuruh kita menghirup dan menghembuskan napas secara alami, atau dengan ritmik tertentu. Dokter akan memindahkan stetoskop dari satu tempat ke tempat lain pada dada.

Denyut jantung yang normal mempunyai pola bunyi yang konsisten seperti “lubb” dan “dubb”. Suara ini ada hubungannya dengan menutupnya katup jantung. “Lubb” diikuti jeda pendek dan “dubb” diikuti jeda lebih panjang.

Perbedaan insensitas bunyi jantung ini menjadi kunci adanya suatu penyakit yang terkait dengan jantung atau pau. Obesitas, emfisema, atau cairan sekitar jantung dapat meredam bunyi denyut jantung.

Selain itu dengan stetoskop juga dapat terdeteksi suara-suara lain. Misalnya saja suara bising jantung (murmur), akibat turbulensi selama jantung berdenyut. Tergantung lokasi dan sifat bising jantung dan hubungannya dengan suara lubb-dubb tadi, biasanya dokter dapat mengidentifikasi adanya suatu perubahan struktural pada jantung yang menjadi penyebab turbulensi itu.

Bising jantung dapat menjadi tanda adanya anemia, katup bocor, atau masalah lain. Namun, ada juga bising jantung yang tidak ada kaitannya dengan kondisi jantung, dan itu tidak membahayakan.

 

Sumber :Mayo Clinic

detak-jantungDetak jantung yang terlalu cepat saat seseorang sedang beristirahat perlu diwaspadai karena bisa meningkatkan risiko kematian. Risiko tersebut bahkan tetap tinggi meski mereka secara fisik sehat dan fit.

Detak jantung saat beristirahat adalah detak jantung permenit ketika seeorang sedang duduk atau berbaring selama 10 menit. Mereka yang detak jantungnya antara 60-100 per menit dianggap normal.

Detak jantung saat beristirahat dipengaruhi oleh sirkulasi hormonal, level aktivitas fisik, serta sistem saraf otonomik.

Selama ini diketahui bahwa orang yang sangat aktif secara fisik biasanya memiliki detak jantung istirahat yang lebih rendah. Namun, para peneliti juga ingin mengetahui apakah detak jantung memiliki pengaruh pada risiko kematian, terlepas dari level olahraga kebugaran yang dilakukan.

Sekitar 3000 orang pria sehat yang berpartisipasi dalam Copenhagen Male Study dimonitor selama 16 tahun. Penelitian dimulai pada tahun 1970-1971 untuk melacak kesehatan kardiovaskular para responden di 14 perusahaan besar di Kopenhagen, Denmark.

Pada tahun 1971, seluruh partisipan diwawancara oleh dokter mengenai kesehatan dan gaya hidup, termasuk apakah mereka merokok dan berolahraga. Mereka juga diuji secara fisik, antara lain tes bersepeda untuk mengevaluasi level kardiorespiratori.

Tes kesehatan dilakukan lagi pada tahun 1985-1986 terhadap 3000 responden berupa pengukuran tekanan darah, tinggi badan, berat badan, kadar gula darah, serta lemak darah. Para peneliti juga mengukur detak jantung istirahat.

Untuk mengetahui usia harapan hidup, para partisipan disurvei 16 tahun kemudian. Ternyata sekitar 4 dari 10 partisipan meninggal dunia.

“Tidak mengejutkan bahwa detak jantung istirahat yang tinggi terkait dengan aktivitas fisik yang rendah, tekanan darah tinggi, berat badan, serta tingginya level lemak darah,” tulis para peneliti dalam laporannya.

Seseorang yang nilai detak jantung istirahat antara 51-80 denyutan per menit mengalami peningkatan risiko kematian sampai 50 persen.

Sementara orang yang nilai detak jantung istirahatnya antara 81-90 denyutan per menit resikonya dua kali lipat dibanding dengan mereka yang denyutannya lebih rendah.  Makin tinggi nilai denyutan, makin besar risiko kematiannya.

Ketika faktor kebiasaan merokok juga diperhitungkan, diketahui setiap peningkatan detak jantung istirahat antara 12-27 persen akan meningkatkan risiko kematian sampai 20 persen.

cek kesehatan dengan telepon genggamilustrasi …

Kini pengguna telepon genggam dapat mengukur detak jantung dan tekanan darah mereka hanya dengan satu sentuhan. Perusahaan teknologi yang berbasis di Singapura, Zensorium, merancang instrumen bernama Tinke yang kompatibel dengan iPhone atau iPad.

Menggunakan teknologi deteksi optik, Tinke mengukur perubahan volume darah di tubuh. Hal itu memungkinkan instrumen itu mengetahui detak jantung, tingkat pernafasan dan level oksigen hanya dengan meletakkan ibu jari di sensor merah dan infrared.

Zensorium telah membuat piranti lunak mereka sendiri agar hasil pengukuran dan angka rata-rata kesehatan pengguna akan tampak di layar telepon genggam.

Instrumen itu juga memiliki indeks terpisah untuk memberitahu pengguna tingkat stress mereka kapan saja berdasarkan detak jantung.

Perusahaan itu mengatakan Tinke bukanlah alat medis atau diagnosa tetapi lebih pada ‘motivator’ bagi mereka yang memiliki tujuan kesehatan tertentu dan meningkatkan kesehatan mereka.

Visit Thaveeprungsriporn, presiden direktur perusahaan, mengatakan banyak negara memiliki masyarakat usia lanjut dan fasilitas kesehatan akan semakin terbatas dalam beberapa tahun mendatang.

“Kami berharap hal itu akan mudah, sederhana dan kami dapat mengubah perilaku konsumen.”

Namun angel investor dan mentor bagi perusahaan-perusahaan pemula, Kristav Childress, mengatakan produk semacam ini memerlukan validasi sebelum konsumen bersedia membelinya.

“Saya ingin melihat video, testimoni, dan nilai sesungguhnya dari produk ini, serta tombol ‘cobalah sendiri agar anda dapat melakukan percobaan,’ kata dia.

Sementara itu Zensorium mengatakan mereka sedang mengerjakan produk lanjutan yaitu alat analisis urine.

Sumber : BBC

Tidak asing lagi buat kita dengan yang namanya minuman berenergi. Bahkan diantara kita ada yang sampai ketergantungan (istilah). Saat ini banyak sekali jenis dan merk/brand minuman berenergi ini, yang mana menurut mereka setelah meminumnya bisa menambah stamina dan vitalitas. Pada umumnya minuman berenergi mengandung kafein yang dapat mengubah cara kerja detak jantung, demikian hasil penelitian terbaru menyebutkan.minuman berenergi

Tim peneliti dari Universitas Bonn, Jerman mengidentifikasi jantung milik 17 orang yang  mengonsumsi minuman energi. Hasilnya menunjukkan, detak jantung orang-orang tersebut lebih kuat setelah menenggak minuman tersebut.

Dalam pertemuan tahunan Masyarakat Radiologi Amerika Utara, para ilmuwan dari Jerman itu memperingatkan, anak-anak dan mereka yang kondisinya sehat lebih baik menghindari mengonsumsi minuman energi yang dikemas dengan kafein.

           “Sampai sekarang, kami belum tahu persis apa efek minuman energi seperti ini terhadap fungsi jantung,” ungkap Dr Jonas Dorner, salah seorang peneliti.

“Jumlah kafein dalam minuman energi lebih tinggi tiga kali ketimbang minuman berkafein lainnya seperti kopi atau kola,” imbuhnya.

Bagaimanapun, menurut Dorner, banyak efek samping akibat mengonsumsi kafein dengan asupan yang tinggi. “Termasuk detak jantung yang cepat, jantung berdebar, peningkatan tekanan darah, dan dalam kasus yang paling parah, kejang atau kematian mendadak,” terangnya.

Tidak baik untuk anak-anak

Dalam penelitiannya, peneliti memantau 17 orang yang diberi minuman energi mengandung 32 mg per 100 ml kafein dan 400 mg per 100 ml bahan kimia lain yaitu taurine.

Dalam penelitian terungkap, ventrikel atau bilik kiri jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh ternyata berkontraksi lebih keras setelah sekitar satu jam peserta menenggak minuman energi.

“Kami telah menunjukkan mengonsumsi minuman energi memiliki dampak jangka pendek pada detak jantung,” ujar Dorner.

“Kami tidak tahu persis bagaimana atau apakah kontraksi detak jantung ini berdampak pada kegiatan sehari-hari atau kinerja atletik.”

Demikian pula, penelitian ini tidak mengetahui dampak lebih lanjut terhadap orang yang memiliki masalah dengan jantungnya.

Namun, tim peneliti menyarankan agar anak-anak dan mereka yang memiliki detak jantung tidak teratur menghindari minuman energi. Di Inggris, asosiasi minuman ringan telah menyatakan bahwa minuman energi dilarang dikonsumsi oleh anak-anak.

Pada kondisi lain beberapa testimoni yang telah mengkonsumsi minuman berenergi ini, terlebih lagi bagi orang yang kerjanya pada malam sampai pagi hari minuman ini sebagai teman setianya yang membantu menjaga kondisi agar lebih bugar. Tapi efek yang ditimbulkannya lebih dahsyat, menurut pengakuannya saat ini harus cuci darah satu minggu sekali dikarenakan kegagalan ginjal yang dialaminya akibat terlalu loyal mengkonsumsi minuman tersebut.

Benar tidaknya hal tersebut tidak bisa dijadikan patokan yang pasti dikarenakan efek dari minuman berenergi, mereka hanya berbagi pengalaman tentang keluhan yang dialaminya. Wallahu Alam bishowab.

Ada minuman berenergi yang lebih baik dari pada yang ada dan beredar saat ini, tentulah sudah dikenal namanya yaitu Madu. Dan sudah dijelaskan ribuan berbagai literatur soheh yang secara empiris menjelaskan hal tersebut.

Tinggal kita loyal mengkonsumsinya Insya ALLAH stamina dan vitalitas terjaga, selain itu efek positif yang didapat lebih buat tubuh kita adalah terhindar dari berbagai macam penyakit ringan dan kronis yang merupakan janji dari yang Maha Penyembuh, itu PASTI.

Gejala stres akan mempengaruhi kesehatan tubuh kita, walaupun anda mungkin tidak menyadarinya. Anda mungkin berpikir penyakit yang harus disalahkan untuk sakit kepala yang mengganggu, insomnia atau produktivitas yang berkurang di tempat kerja. Tetapi stres sebenarnya bisa saja pelakunya. Ketahuilah 10 Gejala Tubuh Mengalami Stres Seperti dilansir dari magforwomen.com, sekitar 90% manusia di dunia ini sebenarnya mengalami stres. Gaya hidup serta aktivitas sehari-hari menjadi pemicu munculnya stres dalam tubuh Anda. Oleh karena itu ketahuilah 10 gejala tubuh mengalami stres berikut ini. dilarang stress

1.        Susah berkonsentrasi

Apabila Anda mengalami susah konsentrasi yang cukup parah, itulah salah satu tanda bahwa tubuh Anda sedang stres.

2.        Nyeri otot 

Selain karena cedera, nyeri otot yang menyerang tiba-tiba dapat menjadi tanda bahwa tubuh Anda sedang terserang stres. Stres dapat membuat otot leher dan otot punggung menegang secara tiba-tiba.

3.        Panik 

Apakah Anda tahu bahwa stres dapat membuat tubuh Anda menjadi panik secara tiba-tiba? Redakan panik dengan menghirup napas secara pelan dan perlahan.

4.        Tekanan darah tinggi

Stres akan menyebabkan aliran darah Anda naik secara tiba-tiba. Berhati-hatilah karena tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan stroke.

5.        Insomnia 

Stres juga dapat mengakibatkan terganggunya pikiran Anda sehingga berakibat pada kesulitan tidur.

6.        Sakit kepala

Saat seseorang mengalami stres, seluruh sistem saraf kepalanya akan menegang dan bisa menyebabkan sakit kepala.

7.        Gangguan suasana hati

Stres dapat mengubah suasana hati seseorang menjadi tidak beraturan. Cobalah untuk mengelola stres Anda agar tidak mempengaruhi mood atau suasana hati.

8.        Mudah menangis 

Saat menjadi menjadi mudah menangis tanpa alasan yang jelas, stres dapat menjadi penyebabnya.

9.        Lemah 

Stres akan menyerang tubuh dan juga pikiran Anda secara bersamaan. Akibatnya Anda menjadi lemah dan mudah lelah.

10.    Gangguan pencernaan

Bahkan tidak bisa dipungkiri lagi bahwa stres akan mengganggu semua sistem tubuh termasuk sistem pencernaan. Stres tidak hanya menyerang pikiran Anda namun juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh karena itu apabila Anda mengalami stres, cobalah untuk mengelola stres agar tetap terkendali.
  negative-stress

Untuk itu bagi sahabat pembaca, Stress ini sebagai pencetus berbagai macam masalah kesehatan yang sangat besar. Diawali dari suasana hati dan berakibat kepada gangguan pikiran kita yang ujungnya pola hidup kita menjadi tidak terkendali. Termasuk pola makan kita akan tidak teratur yang nantinya akan mempengaruhi kesehatan semua organ-organ utama kita disebabkan karena kurang sempurna asupan nutrisi yang dibutuhkan.

            Bahkan Stress ini akan memicu radikal bebas yang begitu luar biasanya, dimana hal ini akan berakibat fatal bagi kesehatan tubuh anda. Info lain bahwa radikal bebas ini merupakan pencetus terbesarnya penyakit Tumordan Kanker ditubuh kita.

 

Kali ini akan kami sajikan sebuah pembahasan bagaimana mengatasi diabetes secara alami. Pada artikel sebelumnya kami telah menegaskan bahwa pembahasan-pembahasan yang ada dalam web sederhana ini akan lebih menekankan pada bagaimana mengatasi dan mengobati penyakit diabetes secara alami dengan sistem holistik.

Kami juga mengkampanyakan melalui web ini bahwa cara terbaik dan teraman didalam mengatasi dan mongobati subuah penyakit adalah dilakukan secara alami sistem holistik. Pengobatan secara sistem holistik merupakan penggabungkan berbagai sistem pengobatan alami dengan prinsip ketuhanan dan kasih sayang.

Dalam prakteknya, pengobatan holistik atau holistic mengacu dan berjalan di atas tiga prinsip dasar dan utama, yaitu:

  1. Prinsip Ketuhanan, yaitu selalu melihat dan menilai segala bentuk permasalahan kesehatan dari sudut pandang Ketuhanan dan menekankan sisi-sisi spiritualitas.
  2. Hukum sebab akibat atau hukum alam
    Hukum alam dalam bahasa agama disebut dengan istilah HUKUM KAUNIYAH, yaitu segala sesuatu yang terjadi di dunia ini berjalan di atas sebab akibat. Namun perlu diketahui dan ditegaskan bahwa prinsip yang kedua ini harus berjalan dan berpijak di atas prinsip pertama yaitu prinsip Ketuhanan. Hal ini perlu disadari dan ditekankan karena hanya Dialah Yang Maha Pembuat Sebab.
  3. Prinsip Kasih Sayang
    Dalam prakteknya, pengobatan alami sistem holistik harus mengedepankan sikap kasih sayang antara yang mengobati dan yang diobati. Diantara kedua belah pihak ini harus benar-benar menjauhkan dengan sejauh-jauhnya segala bentuk keserakahan dan kedholiman.
  4. Kembali Pada Fitrah Alamiah

    madu pahit 470 gram

    Manusia lahir sudah Allah siapkan dengan kondisi kesehatan sempurna sesuai fitrah alaminya dengan semua penunjang yang telah Allah siapkan secara alami dan  tersedia di alam. Organ dan seluruh sistem yang ada dalam tubuh berjalan secara alami sesuai dengan fitrah penciptaanya.Pada kondisi itulah manusia dikatakan sehat dan prima.

    Lalu kenapa orang itu sakit ? Hal ini tidak lain dan tidak bukan terjadi karena adanya ketidaknormalan tubuh dan  telah keluar dari fitrah alamiahnya sebagaimana Allah ciptakan pada awalnya. Dengan prinsip ke empat inilah, maka dalam proses pengobatan, jalan terbaiknya adalah bagaimana mengembalikan kealamiahan semua sistem dan fungsi tubuh sehingga bisa berjalan sesuai fitrahnya.

    Dari dasar atau prinsip keempat dengan tetap berpijak pada point 1 sd 3 inilah kita mengkampanyekan sebuah pengobatan penyakit terbaik yaitu sistem pengobatan secara holistik alami. Termasuk juga dalam mengobati dan mengatasi penyakit diabetes secara alami holistik.

 Mengatasi diabetes secara alami dengan empat prinsip dasar di atas (holistik) inilah yang akan menjadikan pengobatan penyakit diabetes menjadi sangat efektif dan praktis. Lalu bangaimana cara mengatasi dan mengobati diabetes melitus secara alami dengan sistem holistik ?. Ikutilah pembahasan dan ulasan kami pada artikel-artikel berikutnya. Namun, sebagai tahap awal pengobatan holistik terhadap penyakit diabetes melitis, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan secara rutin dan terencana

 

faktor diabetes Faktor Resiko Diabetes Melitus

Ada beberapa faktor resiko penyakit diabetes melitus yang harus mendapatkan perhatian serius untuk Anda bisa terhindar dari penyakit yang bisa dibilang sangat mematikan ini. Keberadan beberapa faktor resiko diabetes di bawah ini pada diri Anda, akan menjadikan Anda memiliki peluang yang sangat besar untuk Anda terserang penyakit yang dikenal penyakit KENCING MANIS ini. Segera lakukan perbaikan pada pola hidup Anda apabila ada salah satu faktor resiko di bawah ini. Jangan ditunda lagi!.

  1. Riwayat Keluarga
    Faktor keturunan atau genetik punya kontribusi yang tidak bisa diremeh untuk seseorang terserang penyakit diabetes. Menghilangkan faktor genetik sangatlah sulit. Yang bisa dilakukan untuk seseorang bisa terhindar dari penyakit diabetes melitus karena sebab genetik adalah dengan memperbaiki pola hidup dan pola makan. Dengan memperbaiki pola makan dan pola hidup insya Allah Anda akan terhindar dari penyakit yang mengerikan ini.
  2. Obesitas Atau Kegemukan
    Kegemukan bisa menyebabkan tubuh seseorang mengalami resistensi terhadap hormon insulin. Sel-sel tubuh bersaing ketat dengan jaringan lemak untuk menyerap insulin. Akibatnya organ pankreas akan dipacu untuk memproduksi insulin sebanyak-banyaknya sehingga menjadikan organ ini menjadi kelelahan dan akhirnya rusak. Segera hindari makan makanan yang tinggi kalori !
  3. Usia Yang Semakin Bertambah
    Usia dia atas 40 tahun banyak organ-organ vital melemah dan tubuh mulai mengalami kepekaan terhadap insulin. Bahkan pada wanita yang sudah mengalami monopause punya kecenderungan untuk lebih tidak peka terhadap hormon insulin.
  4. Kurangnya Aktivitas Fisik
    Kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor cukup besar untuk seseorang mengalami kegemukan dan melemahkan kerja organ-organ vital seperti jantung, liver, ginjal dan juga pankreas. Lakukan olahraga secara teratur minimal 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu.
  5. Merokok
    Asam rokok ternyata menimbulkan efek negatis terhadap kesehatan dan sifatnya sangat komplek. Termasuk terhadap resiko seseorang mudah terserang penyakit diabetes melitus. Jadilah orang yang berakal dan cerdas dengan tidak menimbun racun dalam tubuh kita walaupun rokok dianggab bisa memberikan kenikmatan. Kasihanilah tubuh Anda. Efek jangka panjang rokok sungguh sangat mengerikan. Maka sangat sesuai sekali kalau agama sangat membenci rokok karena memang lebih banyak kerusakannya ketimbang manfaatnya.
  6. Mengkonsumsi Makanan Berkolesterol Tinggi
    Manakan berkolesterol tinggi juga diyakini memberi kontribusi yang cukup tinggi untuk seseorang mudah terserang penyakit diabetes melitus. Batasi konsumsi kolestorol Anda tidak lebih dari 300mg per hari.
  7. Stres Dalam Jangka Waktu Lama
    Kondisi setres berat bisa mengganggu keseimbangan berbagai hormon dalam tubuh termasuk produksi hormon insulin. Disamping itu setres bisa memacu sel-sel tubuh bersifat liar yang berpotensi untuk seseorang terkena penyakit kanker juga memicu untuk sel-sel tubuh menjadi tidak peka atau resiten terhadap hormon insulin. Belajarlah untuk berpola hidup santai walau dalam keadaan serius. Banyak-banyaklah untuk selalu bertawakkal kepada Allah dalam setiap menghadapi masalah hidup. Bergantunglah hanya kepada Allah dalam setiap lika-liku kehidupan agar pikiran tenang dan beban terasa ringan.
  8. Hipertensi Atau Darah Tinggi
    Jagalah tekanan darah Anda tetap di bawah 140/90 mmHg. Jangan terlalu banyak konsumsi makanan yang asin-asin. Garam yang berlebih memicu untuk seseorang teridap penyakit darah tinggi yang pada akhirnya berperan dalam meningkatkan resiko untuk Anda terserang penyakit diabetes melitus.
  9. Kehamilan
    Pada saat hamil, plasenta memproduksi hormon yang mengganggu keseimbangan hormon insulin dan pada kasus tertentu memicu untuk sel tubuh menjadi resisten terhadap hormon insuline. Kondisi ini biasanya kembali normal selah masa kehamilan atau pasca melahirkan. Namun demikian menjadi sangat beriso terhadap bayi yang dilahirkan untuk kedepan punya potensi diabetes melitus.
  10. Ras
    Ada beberapa ras manusia di dunia ini yang punya potensi tinggi untuk terserang diabetes melitus. Peningkatan penderita diabetes di wilawah Asia jauh lebih tinggi dibanding di benua lainnya. Bahkan diperkirakan lebih 60% penderita berasal dari Asia.
  11. Terlalu Sering Konsumsi Obat-Obatan Kimia
    Konsumsi obatan kimia dalam jangka waktu yang lama diyakini akan memberika efek negatif yang tidak ringan. Obat kimia ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi mengobati di sisi yang lain mengganggu kesehatan. Bahkan tidak sedikit kasus penyakit berat seperti jantung dan liver serta diabetes diakibatkan oleh terlalu seringnya mengkomsumsi obat kimia. Salah satu obat kimia yang sangat berpotentsi sebagai penyebab diabetes adalah THIAZIDE DIURETIK dan BETA BLOKER. Kedua jenis obat tersebut sangat meningkatkan resiko terkena diabetes melitus karena bisa merusak pankreas.Saran kami, hindarilah obat kimia sebisa mungkin. Kembalilah kepada obat-obatan herbal. Jadikanlah obat kimia sebagai alternatif terakhir dan sifatnya darurat. Jangan sampai Anda baru sakit sedikit langsung telan obat kimia. Cobalah terapi setiap penyakit yang Anda derita dengan ramuan herbal terlebih dahulu. Insya Allah akan lebih aman dan dalam jangka panjang akan mengoptimalkan kesehatan Anda secara menyeluruh.Konsumsi obat herbal akan lebih mendorong tubuh Anda bekerja sendiri dalam melawan penyakit karena sifat obat herbal umumnya untuk memacu tubuh dalam meningkatkan imunitas dari dalam secara alami.gejala-diabetes

Sedikitnya itulah ulasan beberapa faktor resiko diabetes melitus yang harus Anda ketahui. Mudah-mudahan bermanfaat. Amiin….

Apabila ditinjau dari tipenya, penyebab diabetes melitus secara spesifik dibedakan menjadi:

Diabetes Tipe 1

Dipercaya sebagai penyakit autoimun, di mana sistem imun tubuh sendiri secara spesifik menyerang dan merusak sel-sel penghasil insulin yang terdapat pada pankreas. Belum diketahui hal apa yang memicu terjadinya kejadian autoimun ini, namun bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa faktor genetik dan faktor lingkungan seperti infeksi virus tertentu berperan dalam prosesnya. Walaupun diabetes tipe 1 berhubungan dengan faktor genetik, namun faktor genetik lebih banyak berperan pada kejadian diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 2

Diperkirakan diabetes tipe ini disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Banyak pasien diabetes tipe 2 memiliki anggota keluarga yang juga menderita diabetes tipe 2 atau masalah kesehatan lain yang berhubungan dengan diabetes, misalnya kolesterol darah yang tinggi, tekanan darah tinggi (hipertensi) atau obesitas. Keturunan ras Hispanik, Afrika dan Asia memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk menderita diabetes tipe 2. Sedangkan faktor lingkungan yang mempengaruhi risiko menderita diabetes tipe 2 adalah makanan dan aktivitas fisik kita sehari-hari.

Berikut ini adalah faktor-faktor risiko mayor seseorang untuk menderita diabetes tipe 2.

  • Riwayat keluarga inti menderita diabetes tipe 2 (orang tua atau kakak atau adik)
  • Tekanan darah tinggi (>140/90 mm Hg)
  • Dislipidemia: kadar trigliserida (lemak) dalam darah yang tinggi (>150mg/dl) atau kadar kolesterol HDL <40mg/dl
  • Riwayat Toleransi Glukosa Terganggu (TGT) atau Glukosa Darah Puasa Terganggu (GDPT)
  • Riwayat menderita diabetes gestasional atau riwayat melahirkan bayi dengan berat lahir lebih dari 4.500 gram
  • Makanan tinggi lemak, tinggi kalori
  • Gaya hidup tidak aktif (sedentary)
  • Obesitas atau berat badan berlebih (berat badan 120% dari berat badan ideal)
  • Usia tua, di mana risiko mulai meningkat secara signifikan pada usia 45 tahun
  • Riwayat menderita polycystic ovarian syndrome, di mana terjadi juga resistensi insulin

Diabetes gestasional

Disebabkan oleh perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan. Peningkatan kadar beberapa hormon yang dihasilkan plasenta membuat sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin (resistensi insulin). Karena plasenta terus berkembang selama kehamilan, produksi hormonnya juga semakin banyak dan memperberat resistensi insulin yang telah terjadi.

Biasanya, pankreas pada ibu hamil dapat menghasilkan insulin yang lebih banyak (sampai 3x jumlah normal) untuk mengatasi resistensi insulin yang terjadi. Namun, jika jumlah insulin yang dihasilkan tetap tidak cukup, kadar glukosa darah akan meningkat dan menyebabkan diabetes gestasional. Kebanyakan wanita yang menderita diabetes gestasional akan memiliki kadar gula darah normal setelah melahirkan bayinya. Namun, mereka memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita diabetes gestasional pada saat kehamilan berikutnya dan untuk menderita diabetes tipe 2 di kemudian hari.

 

Biasanya kita hanya minum air tatkala merasa haus atau sehabis makan. Padahal persedian air yang cukup dalam tubuh sangat dibutuhkan oleh organ-organ dalam menjalankan tugasnya. Kurang minum air bukan cuma membuat tubuh jadi dehidrasi, tetapi juga menimbulkan berbagai penyakit yang berbahaya, salah satunya adalah tekanan darah tinggi.

AIR BERSIH

Berikut ini adalah 11 Penyakit yang timbul karena kurang minum, diantaranya :

 1.         Tekanan Darah Tinggi

Darah umumnya terdiri dari 92 persen air ketika tubuh terhidrasi dengan sempurna. Tetapi jika kurang minum, darah menjadi lebih kental dan membuat tekanan menjadi lebih tinggi. Dehidrasi pun akhirnya bisa berujung pada tekanan darah tinggi.

 2.         Kelelahan

Air adalah sumber energi penting bagi tubuh manusia. Meskipun tidak mengandung kalori sama sekali, air putih berperan sebagai penjaga keseimbangan kinerja enzim dalam mengelola energi. Jika kurang minum, tubuh akhirnya kelelahan dan tidak mampu beraktivitas.

 3.         Asma Dan Alergi

Ketika dehidrasi, tubuh membatasi keluar masuknya udara demi menjaga kadar air dalam tubuh. Namun dampaknya, tubuh semakin rentan terhadap gangguan kecil dari luar, seperti asma dan alergi. Jika hal tersebut tak ingin terjadi, jangan malas minum air putih.

 4.         Gangguan Kulit

Air membuat kulit tetap kenyal dan lembap. Namun apa yang terjadi jika seseorang malas minum air? Kulit menjadi kering, sensitif, dan mudah terkena iritasi. Bukan cuma itu, kulit akan lebih cepat keriput dan rentan terkena gangguan lainnya.

 5.         Kolesterol Tinggi

Saat dehidrasi, tubuh akan memproduksi lebih banyak kolesterol untuk mencegah keluarnya cairan dari dalam sel. Akibatnya, kadar kolesterol semakin tinggi dan tubuh berisiko terkena berbagai macam penyakit kronis.

 6.         Gangguan Ginjal

Tugas ginjal dan kandung kemih adalah organ penting yang membantu tubuh mengeluarkan racun-racun berbahaya. Tetapi jika dehidrasi, akumulasi racun dan asam tidak mampu dibuang dengan sempurna. Ginjal dan kandung kemih akhirnya rentan terkena infeksi, inflamasi, dan gangguan lainnya.

 7.         Gangguan Pencernaan

Penyakit berikutnya yang bisa ditimbulkan gara-gara kurang minum adalah gangguan pencernaan. Sebab air dibutuhkan dalam proses menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Beberapa gangguan pencernaan yang bisa terjadi adalah maag, asam lambung, dan heartburn.

 8.         Radang Sendi

Seluruh persendian yang menjadi kering akibat kurangnya cairan dalam tubuh bisa bermasalah. Sebab jaringan antar persendian semakin melemah dan sulit melakukan perbaikan. Akibatnya, tubuh terasa nyeri dan sakit ketika digunakan untuk bergerak.

 9.         Gendut

Sel-sel akan menyusut ketika tubuh mengalami dehidrasi. Perubahan itu pun mendorong seseorang makan lebih cepat dan lebih banyak. Jika dibiarkan, kurang minum sama dengan membuat tubuh semakin gendut.

 10.     Penuaan Dini

Dehidrasi kronis membuat berbagai organ semakin keriput. Jika organ dalam mengalami penuaan, penampilan luar jelas ikut menjadi buruk.

 11.      Stress

Akibat kurang air juga bisa mengakibatkan stress yang berkepanjangan, suhu tubuh menjadi kurang stabil, secara psikoligis emosional meningkat.

 Itulah keluhan atau penyakit yang bisa terjadi apabila kita mengalami kekurangan air putih. Agar hal tersebut tidak terjadi, selalu penuhi anjuran minum yang normalnya delapan gelas sehari. Yang paling bagus minumlah air yang sudah ditambahkan dengan Madu manis atau pahit agar air tidak langsung dibuang oleh tubuh secara cepat, karena air yang sudah ditambahkan madu akan mengalami proses penyerapan secara bertahap, termasuk memaksimalkannya fungsi madu sebagai Obat Insya ALLAH.


 

 

        Seseorang sering kali tidak menyadari bahwa dirinya mengidap diabetes melitus, bahkan sampai bertahun-tahun kemudian. Namun, harus dicurigai adanya DM jika seseorang mengalami keluhan klasik DM berupa:

  • Poliuria (banyak berkemih)
  • Polidipsia (rasa haus sehingga jadi banyak minum)
  • Polifagia (banyak makan karena perasaan lapar terus-menerus)
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan sebabnya

Jika keluhan di atas dialami oleh seseorang, untuk memperkuat diagnosis dapat diperiksa keluhan tambahan DM berupa:diabetes

  • Lemas, mudah lelah, kesemutan, gatal
  • Penglihatan kabur
  • Penyembuhan luka yang buruk
  • Disfungsi ereksi pada pasien pria
  • Gatal pada kelamin pasien wanita

Diagnosis DM tidak boleh didasarkan atas ditemukannya glukosa pada urin saja. Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan kadar glukosa darah dari pembuluh darah vena. Sedangkan untuk melihat dan mengontrol hasil terapi dapat dilakukan dengan memeriksa kadar glukosa darah kapiler dengan glukometer.

Seseorang didiagnosis menderita DM jika ia mengalami satu atau lebih kriteria di bawah ini:

  • Mengalami gejala klasik DM dan kadar glukosa plasma sewaktu  ≥200 mg/dL
  • Mengalami gejala klasik DM dan kadar glukosa plasma puasa  ≥126 mg/dL
  • Kadar gula plasma 2 jam setelah Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) ≥200 mg/dL
  • Pemeriksaan HbA1C ≥ 6.5%

Keterangan:

  • Glukosa plasma sewaktu merupakan hasil pemeriksaan sesaat pada suatu hari tanpa memperhatikan waktu makan terakhir pasien.
  • Puasa artinya pasien tidak mendapat kalori tambahan minimal selama 8 jam.
  • TTGO adalah pemeriksaan yang dilakukan dengan memberikan larutan glukosa khusus untuk diminum. Sebelum meminum larutan tersebut akan dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah, lalu akan diperiksa kembali 1 jam dan 2 jam setelah meminum larutan tersebut. Pemeriksaan ini sudah jarang dipraktekkan.

Jika kadar glukosa darah seseorang lebih tinggi dari nilai normal tetapi tidak masuk ke dalam kriteria DM, maka dia termasuk dalam kategori prediabetes. Yang termasuk ke dalamnya adalah

  • Glukosa Darah Puasa Terganggu (GDPT), yang ditegakkan bila hasil pemeriksaan glukosa plasma puasa didapatkan antara 100 – 125 mg/dL dan  kadar glukosa plasma 2 jam setelah meminum larutan glukosa TTGO < 140 mg/dL
  • Toleransi Glukosa Terganggu (TGT), yang ditegakkan bila kadar glukosa plasma 2 jam setelah meminum larutan glukosa TTGO antara 140 – 199 mg/dL

Tabel kadar glukosa darah sewaktu dan puasa sebagai patokan penyaring dan diagnosis DM:

    Bukan DM Belum Pasti DM DM
Kadar glukosa darah sewaktu (mg/dL) Plasma vena <100 100-199 ≥200
Darah kapiler <90 90-199 ≥200
Kadar glukosa darah puasa (mg/dL) Plasma vena <100 100-125 ≥126
Darah kapiler <90 90-99 ≥100

Sumber: Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia – PERKENI tahun 2011