Posts under Informasi Terbaru Category

Sakit maag atau gastritis dikenal dengan sebutan tukak lambung, bukan penyakit tunggal. Penyakit maag disebabkan oleh beberapa kondisi yang membuat peradangan pada lambung. Terkadang perasangan lambung tersebut dikarenakan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori yang mengakibatkan luka pada lambung, Namun ada juga penyebab lain yang dapat mengakibatkan maag seperti stres, pola hidup kurang sehat, dan pola makan yang tidak teratur.penyakit-maag

Pandangan medis mengatakan bahwa penyakit maag didefiniskan sebagai kumpulan gejala atau sindrom rasa sakit dan tidak nyaman pada ulu hati, saluran pencernaan bagian atas dan organ disekitarnya. Gejala yang mengikuti maag antara lain seperti mual, kembung, cepat kenyang, kurang nafsu makan, bahkan berujung diare dan muntah.

Sakit maag dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu sakit maag fungsional dan sakit maag organik. Berikut ini uraiannya :


1.  
Sakit Maag Fungsional

Merupakan sakit maag yang dalam pemeriksaannya lebih lanjut menggunakan teropong saluran pencernaan bagian atas (endoskopi) tidak didapati kelainan secara anatomis.

2.   Sakit Maag Organik

Merupakan sakit maag jika diperiksa dengan endoskopi akan ditemukan kelainan secara anatomi. Sebagai contoh adanya luka pada lambung, usus duabelas jari, pholip pada kerongkongan dan lambung, serta kanker pada organ pencernaan tersebut.

Penyakit maag mempunyai tahapan seperti tahapan ringan, sedang, kronis, akut, kanker lambung. Jika dibiarkan terus menerus tanpa adanya pengobatan akan mengarah pada kanker lambung.

Berikut ini merupakan penjelasan dari tahapan sakit maag :

 1.  Maag Ringan

Tergolong tahap ringan dimana biasanya setiap orang berada di tahap ini, jika dilakukan pemeriksaan maka akan terlihat asam lambung yang berlebih di bagian dinding.

2.   Maag Sedang

Sakit maag pada tahap ini akan merasakan nyeri, sakit, mual yang menyakitkan.

3.   Maag Kronis

Sakit maag kronis ini sudah dalam kondisi yang parah intensitasnya dibandingkan dengan maag sedang, pada tahapan ini memungkinkan terjadinya peradangan atau luka pada mukosa lambung.

4.  Maag Akut

Dimana kondisi lambung sudah parah, memungkinkan adanya borok pada luka lambung, infeksi pada lambung, maupun infeksi mikroorganisme merugikan yaitu Helycobacter Pylori.

5.  Kanker Lambung

Tahapan yang amat sangat berbahaya dan harus segera ada penanganan medis secepatnya.

Gejala Penyakit Maag

 1.  Perasaan nyeri seperti terbakar menjadi tanda yang paling umum dari tukak lambung atau maag. Rasa sakit dari ulkus peptikum itu dirasakan mulai dari tulang dada sampai ke pusar. Rasa sakit bisa berlangsung beberapa menit atau beberapa jam bahkan dapat datang dan pergi begitu saja. Serangan ini akan menjadi lebih ganas dan buruk ketika malam hari atau pada saat perut Anda kosong. Anda bisa mencari bantuan dengan makan makanan tertentu atau meminum obat yang bisa mengurangi asam dalam lambung.

2. Muntah darah dan asam dari perut merupakan tanda mutlak dari ulkus lambung. Jika sampai seperti ini Anda harus segera memeriksakan ke dokter.

3.  Mual dan muntah menjadi tanda maag. Muntah sering terjadi untuk meringankan rasa mual yang dialami penderita tukak lambung.

4.  Lihatlah kotoran Anda. Kotoran penderita tukak lambung bisa berwarna hitam atau seperti berdarah. Beritahu ke Tabib Anda. Maag yang berdarah dan tidak diobati bisa menyebabkan anemia dan komplikasi lainnya.

Penyakit Maag/Sakit Maag atau juga yang biasa dikenal nama gastritis merupakan suatu keadaan kesehatan dimana terjadi pembengkakan, peradangan atau iritasi pada lapisan lambung atau didefiniskan sebagai kumpulan gejala atau sindrom rasa sakit dan tidak nyaman pada ulu hati, saluran pencernaan bagian atas dan organ disekitarnya

Sakit maag seringkali timbul dari kebiasaan pada pola hidup yang kurang baik. Kesibukkan yang dialami terkadang membuat kita terlambat untuk makan dan pekerjaan yang menumpuk akhirnya menimbulkan stres.

Penyakit Maag biasanya menyerang tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun ada saatnya juga merupakan bagian penyakit kesehatan yang serius dan berlangsung cukup lama. Banyak orang menganggap penyakit maag sebagai penyakit yang ringan dan tidak perlu dikhawatirkan. Pengobatan penyakit maag bisa dilakukan dengan cara meninggalkan kebiasaan hidup yang buruk dan memulai hidup sehat, pengobatan kesehatan modern dan juga pengobatan alternatif atau tradisional.

Penyakit maag pada dasarnya menjadi 2 bagian yaitu penyakit maag akut dan penyakit maag kronis. Penyakit maag terjadi karena beberapa kondisi kesehatan yang tidak baik. Yang sering sekali terjadi dan kerap ditemui adalah peradangan pada lambung muncul akibat dari bakteri bernama Helicobacter pylori. Bakteri yang juga dikenal sebagai baketri yang bisa memicu borok pada lambung. Penyakit maag yang disebabkan oleh bakteri disebut sebagai maag kronis. Perlu diketahui, infeksi yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori bisa sangat membahayakan. Pengobatan penyakit maag kronis tidak bisa dianggap sepele sama sekali karena dapat meningkatkan resiko terkena kanker lambung.

Selain penyakit maag kronis, penyakit maag akut juga merupakan penyakit yang paling banyak di dapati. Penyebab penyakit maag akut terjadi kerena disebabkan oleh faktor stress, pemakaian zat-zat kimia tertentu, konsumsi minuman keras, serta kebiasaan menyantap makanan yang terlalu pedas atau terlalu asam. Ketika seseorang mengalami stres, akan muncul perangsangan saraf simpatis NV atau nervus vagus, yang serta akan meningkatkan produksi asam klorida (HCI) di dalam lambung. Naiknya produksi asam klorida di dalam lubang akan menyebabkan rasa mual, muntah-muntah dan juga anoreksia. Namun, penyakit maag akut bisa diobati dengan cara merubah gaya hidup sehat dan menjadi lebih baik.

penyakit maag

penyakit maag

Berikut gejala-gejala yang terdapat pada penderita penyakit maag, diantaranya :

1. Rasa nyeri di perut dan perut terasa seperti terbakar

2. Perut terasa kembung dan selalu terus bersendawa

3. Terasa mual dan ingin muntah

4. Kurangnya nafsu makan

5. Selalu cegukan

6. Diare

Penyembuhan penyakit maag dapat dilakukan dengan menetralkan asam lambung, mengurangi produksi asam lambung, mengobati infeksi pada selaput lendir lambung dan mengurangi rasa sakit akibat iritasi selaput lendir atau kekejangan otot dinding lambung.

Solusi Sehat untuk keluhan ini diantaranya adalah rutinnya mengkonsumsi Madu. Testimoni orang yang punya keluhan ini mengkonsumsi Madu adalah yang lebih aman dan sehat. Islam sendiri sudah mengingatkan timbulnya penyakit sistem pencernaan ini, seperti hadits Rasulullah Saw,“ Malulah kepada Allah dengan sebenar-benarnya rasa malu. Para sahabat bertanya,” Apakah sebenar-benarnya rasa malu itu ?” Beliau menjawab,” Menjaga kepala beserta isinya dan menjaga perut beserta isinya, serta mengingat kuburan dan kematian.”

Rasulullah Saw mencontohkan untuk mengkonsumsi Madu di kala sehat maupun sakit. Sebab dalam Al-Qur’an sendiri telah diterangkan dalam surat An-Nahl 68-69 tentang khasiat madu. Dijelaskan Ibnu Qayyim Al Jauziyah dalam kitabnya Ath-Thibbun Nabawi, bahwa ketika seorang sahabat mengeluhkan perutnya yang melilit, Rasulullah meresepkan madu. Sampai tiga kali lelaki itu menghadap Rasulullah karena perutnya yang melilit tak sembuh jua meski sudah minum madu, tapi Rasul terus memerintahkan, “Minumkanlah ia madu.” pada kali ketiga atau keempat lelaki itu kembali, Rasulullah mengatakan,”Sungguh Maha Benar Allah, dan sungguh perut saudaramu yang berdusta,” dan setelah berulang kali diminumkan madu, dia sembuh.

Faktor-faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner

Memasuki usia 45 tahun bagi pria. Sangat penting bagi kaum pria untuk menyadari kerentanan mereka dan mengambil tindakan positif untuk mencegah datangnya penyakit jantung.

Bagi wanita, memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini (sebagai akibat operasi). Wanita mulai menyusul pria dalam hal risiko penyakit jantung setelah mengalami menopause.

Riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Riwayat serangan jantung di dalam keluarga sering merupakan akibat dari profil kolesterol yang tidak normal.

Diabetes. Kebanyakan penderita diabetes meninggal bukanlah karena meningkatnya level gula darah, namun karena kondisi komplikasi jantung mereka.

Merokok. Resiko penyakit jantung dari merokok setara dengan 100 pon kelebihan berat badan – jadi tidak mungkin menyamakan keduanya.

Tekanan darah tinggi (hipertensi).

Kegemukan (obesitas). Obesitas tengah (perut buncit) adalah bentuk dari kegemukan. Walaupun semua orang gemuk cenderung memiliki risiko penyakit jantung, orang dengan obesitas tengah lebih-lebih lagi.

Gaya hidup buruk. Gaya hidup yang buruk merupakan salah satu akar penyebab penyakit jantung – dan menggantinya dengan kegiatan fisik merupakan salah satu langkah paling radikal yang dapat diambil.

Stress. Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa, bila menghadapi situasi yang tegang, dapat terjadi arithmias jantung yang membahayakan jiwa.

Arteri koroner adalah pembuluh darah di jantung yang berfungsi menyuplai makanan bagi sel-sel jantung. Penyakit jantung koroner terjadi bila pembuluh arteri koroner tersebut tersumbat atau menyempit karena endapan lemak, yang secara bertahap menumpuk di dinding arteri. Proses penumpukan itu disebut aterosklerosis, dan bisa terjadi di pembuluh arteri lainnya, tidak hanya pada arteri koroner.

Kurangnya pasokan darah karena penyempitan arteri koroner mengakibatkan nyeri dada yang disebut angina, yang biasanya terjadi saat beraktivitas fisik atau mengalami stress. Bila darah tidak mengalir sama sekali karena arteri koroner tersumbat, penderita dapat mengalami serangan jantung yang mematikan. Serangan jantung tersebut dapat terjadi kapan saja, bahkan ketika Anda sedang beristirahat.

Penyakit jantung koroner juga dapat menyebabkan daya pompa jantung melemah sehingga darah tidak beredar sempurna ke seluruh tubuh (gagal jantung). Penderita gagal jantung akan sulit bernafas karena paru-parunya dipenuhi cairan, merasa sangat lelah, dan bengkak-bengkak di kaki dan persendian. LDL vs HDL

Faktor Risiko PJK

1.  Kadar Kolesterol Tinggi.

Penyebab penyakit jantung koroner adalah endapan lemak pada dinding arteri koroner, yang terdiri dari kolesterol dan zat buangan lainnya. Untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner, Anda harus menjaga kadar kolesterol dalam darah. Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks yang secara alamiah dihasilkan tubuh dan bermanfaat bagi pembentukan dinding sel dan hormon. Dua pertiga kolesterol diproduksi oleh hati (liver), sepertiga lainnya diperoleh langsung dari makanan. Kolesterol diedarkan dalam darah melalui molekul yang disebut lipoprotein. Ada dua jenis lipoprotein, yaitu low-density lipoprotein (LDL), and high-density lipoprotein (HDL).

LDL mengangkut kolesterol dari hati ke sel-sel tubuh. HDL berfungsi sebaliknya, mengangkut kelebihan kolesterol ke hati untuk diolah dan dibuang keluar. LDL yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan kolesterol pada dinding arteri sehingga disebut “kolesterol jahat”. Kadar LDL yang optimal adalah 100- 129 mg/dL. Kelebihan LDL menyebabkan HDL “kewalahan” membuang kolesterol yang berlebih. Total kolesterol yang dianjurkan (HDL + LDL) adalah di bawah 200 mg/dL (border line = 240).

2.  Tekanan Darah Tinggi/Hipertensi.

Tekanan darah tinggi menambah kerja jantung sehingga dinding jantung menebal/kaku dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

Ada dua pengukuran tekanan darah. Tekanan sistolik adalah tekanan darah yang memancar dari jantung ke seluruh tubuh. Tekanan diastolik adalah tekanan darah yang kembali mengisi jantung. Secara umum orang dikatakan menderita hipertensi bila tekanan darah sistolik/diastoliknya di atas 140/90 mmHg.

3.  Trombosis.

Trombosis adalah gumpalan darah pada arteri atau vena. Bila trombosis terjadi pada pembuluh arteri koroner, maka Anda berisiko terkena penyakit jantung koroner. Trombosis biasanya berada pada dinding pembuluh yang menebal karena aterosklerosis. Merokok meningkatkan risiko trombosis hingga beberapa kali lipat.

4.  Kegemukan.

Kegemukan (obesitas) meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan diabetes. Orang yang kegemukan juga cenderung memiliki kadar HDL rendah/LDL tinggi.

5.  Diabetes mellitus.

Diabetes meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, terlebih bila kadar gula darah tidak dikontrol dengan baik. Dua pertiga penderita diabetes meninggal karena penyakit jantung dan gangguan kardiovaskuler lainnya.

6.  Penuaan.

Risiko penyakit jantung koroner meningkat seiring usia. Semakin tua, semakin menurun efektivitas organ-organ tubuh, termasuk sistem kardiovaskulernya. Lebih dari 80 persen penderita jantung koroner berusia di atas 60 tahun. Laki-laki cenderung lebih cepat terkena dibandingkan perempuan, yang risikonya baru meningkat drastis setelah menopause.

7.  Keturunan.

Risiko Anda lebih tinggi bila orang tua Anda juga terkena penyakit jantung koroner, terlebih bila mulai mengidap di usia kurang dari 60 tahun.

Cara Mengurangi Risiko

Meskipun tidak dapat melawan penuaan dan mempengaruhi garis keturunan, Anda dapat melakukan hal berikut untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner:

  • Mengurangi konsumsi daging berlemak jenuh tinggi.heart_vegetables
  • Memperbanyak makan buah, sayuran dan biji-bijian yang mengandung antioksidan tinggi (Vitamin A, C dan E). Antioksidan mencegah lemak jenuh berubah menjadi kolesterol.
  • Menghindari stress. Stress dapat menimbulkan ketidakseimbangan fungsi tubuh, meningkatkan tekanan darah serta membuat Anda merokok dan makan berlebihan.
  • Tidak merokok dan minum kopi berlebihan.
  • Rajin berolah raga. Olah raga aerobik selama 30 menit setiap hari, 3-4 kali seminggu dapat memperkuat jantung, membakar lemak dan menjaga kesimbangan HDL dan LDL.
  • Konsumsilah Herbal yang membantu dalam proses penyembuhan penyakit jantung termasuk PJK, salah satunya herbal berasa Pahit yang bisa membantu kinerja jantung  dan pembuluh darah.

cara mencegah jantung koroner

cara mencegah jantung koroner

  Walaupun demikian, Sahabat jangan terlalu cemas dan khawatir. Selama sigap di dalam mengatasinya, insya Allah kesembuhan akan mudah didapatkan. Bersikapkah tetap tenang dan santai. Jauhi perasaan khawatir, cemas dan takut yang berlebehan. Semua perasaan tersebut justru akan semakin membuat penyakit jantung Sahabat semakin parah. Ingat, faktor psikologis seorang penderita suatu penyakit punya andil yang besar dalam proses penyembuhan suatu penyakit.

 Sebelumnya kita telah membahas berbagai penyebab penyakit jantung dan faktor resiko penyakit jantung. Kita juga telah membahas cara mencegah penyakit jantung. Semua pengetahuan tersebut sangat penting untuk kita dalam kaitannya kita mencari cara mengatasi penyakit jantung. Semua artikel tersebut saling berkaitan untuk kita bisa punya gambaran yang pas bagaimana kita bisa mengatasi penyakit jantung dengan mudah dan tepat. Silahkan sahabat baca kembali artikel tersebut sebelum sahabat memperdalam bagaimana cara mengatasi penyakit jantung terutama cara mengatasi penyakit jantung koroner.

 Berdasarkan penyebab dan faktor resiko penyakit jantung, maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa cara terbaik dalam mengatasi penyakit jantung adalah:

 1.        Segera perbaiki pola hidup Sahabat

 Jalankan semua aktivitas Sahabat teratur dan tertata dengan baik dan seimbang. Penuhi kebutuhan istirahat dan tidur yang cukup dan teratur. Tidur 7-8 jam sehari akan membuat Jantung sahabat rileks dan santai. Buatlah jadwal kegiatan dalam kehidupan sahabat teratur dan tidak kacau. Tentang pola  hidup sehat dan baik insya Allah akan kita bahas pada artikel yang lain.

 2.         Perbaiki pola makan Sahabat

 Pola makan yang tidak baik dan tidak sehat punya Andil terbesar bagi kesehatan. Kebanyakan penyakit berat seperti penyakit jantung, diabetes, darah tinggi, asam urat dan penyakit berat lainya diakibatkan oleh pola makan yang tidak sehat. Untuk ulasan pola makan yang baik dan sehat dalam rangka mencegah dan mengatasi penyakit jantung insya Allah akan kita bahas pada artikel berikutnya. Silahkn sahabat ikuti pembahasan-pembahasan yang ada dalam web ini.

 3.        Lakukan Olah Raga Teratur

 Olah raga yang teratur akan menjadikan denyut jantung lancar dan aktif serta teratur. Lakukan olahraga atau aktivitas fisik minim 3 kali seminggu masing-masing minim 30 menit. Olah raga dan aktivitas fisik yang teratur akan menurunkan kolestero jahad (HDL) dan meningkatkan kolesterol baik (LDL). Kolesterol jahad merupakan biang terbesar timbulnya penyakit jantung koroner akibat pembuluh arteri koroner tersumbat olahknya.

 4.        Bila Sahabat perokok segera hentikan

 Pada sepuntung rokok terdapat ratusan jenis racun yang akan mempengaruhi kesehatan sahabat di masa yang akan datang. Lambat laun rokok akan membunuh sahabat. Jika sahabat ingin mengatasi penyakit jantung yang sedang sahabat derita, maka segera tinggalkan rokok. Jangan sahabat sekali-kali menyentuh dan menghisapnya. Kalau tidak, silahkan sahabat ambil sendiri resikonya.

 5.        Hiduplah secara Santai, tenang dan tidak Stress

 Hidup yang penuh kecemasan, ketergesaan, dan penuh tekanan stress akan sangat berpengaruh pada kesehatan jantung sahabat. Detak jantung sahabat akan sering tidak normal dan akan mempengaruhi upaya sahabat dalam mengatasi penyakti jantung yang sedang derita.

 6.        Konsumsilah aneka herbal yang bisa mengatasi dan mengobati penyakit jantung

 Sebenarnya banyak sekali bahan-bahan herbel yang berkhasiat untuk mengatasi dan mengobati penyakit jantung. Penggunaan bahan herbal untuk mengatasi penyakti jantung akan lebih bagus ketimbang menggunakan obat-obatan kimiawi.

  Kami akan membahas aneka herbal pilihan dan bagaimana meraciknya untuk pengobatan penyakit jantung terutama pengobatan jantung koroner pada artikel mendatang insya Allah. Namun saat ini, sebagai rekomendasi kami kepada sahabat, konsumsilah Habbatussauda Oil dan Extra Virgin Olive Oil bersama dengan Madupahit Super cara ampuh dalam mengatasi dan mengobata penyakit jantung terutama jantung koroner, Insya Allah.

madu pahit 470 gram

obat pencegah dan pengobatan jantung

 Madupahit bisa menjadi obat untuk pengobatan penyakit Jantung bahkan penyakit Jantung Koroner, Insya Allah.

 7.        Banyak-banyaklah Sahabat berdo’a kepada Allah

 Berbagai upaya yang bisa sahabat lakukan pada poin-poin di atas hanya sebuah ikhtiar. Adapun kesembuhan dan  hilangnya penyakit semua tergantung pada pada Zat Yang Maha Menurunkan Penyakit Dan Obatanya yaitu Allah Pencipta semesta alam. Banyak-banyak berdo’alah kepada-Nya karena hanya Dialah yang bisa menghilangkan penyakit dari sahabat. Sahabat hanya bisa ikhtiar dan berusaha dalam mencari cara mengatasi penyakit jantung yang sahabat derita sedangkan kesembuhan mutlak ada pada kekuasan Allah.

 Diantaranya Itulah beberapa upaya yang bisa sahabat lakukan sebagai cara mencegah penyakit jantung terutama cara mencegah penyakit jantung koroner. Dengan melakukan upaya di atas, insya Allah sahabat akan bisa mengatasi penyakit jantung yang sedang derita. Mudah-mudahan bermanfaat.

gejala penyakit jantung

gejala penyakit jantung

Penting sekali kita mengetahui gejala penyakit jantung terutama gejala jantung koroner  sangatlah penting dan sangat bermanfaat. Dengan pengetahuan ini kita bisa melakukan penanganan sedini mungkin apabila ditemukan gejala dari penyakit jantung ini. Mengetahui gejala atau tanda penyakit jantung bahkan lebih penting dari mengetahui penyebab penyakit jantung.

Penanganan sedini mungkin terhadap penyakit jantung insya Allah akan menghidarkan penderitanya dari kopleksitas penyakit yang sangat mematikan ini. Pencegahan sedini mungkin terhadap gejala awal penyakit jantung akan menghindarkan pendirita penyakit jantung  dari kemungkinan berlanjutnya status atas stadium penyakit jantung ke yang lebih parah.

Pada kesempatan ini kita akan memaparkan berbagai gejala penyakit jantung terutama gejala penyakit jantung koroner. Secara umum penyakit jantung ditandai oleh beberapa gejala sepertia di bawah ini:

1.        Mudah Lelah

Gejala ini bukan hanya muncul di saat kita beraktifitas atau bekerja berat, bahkan pada aktifitas-aktifitas ringanpun penderita jantung gampang merasa lelah. Namun demikian Anda  harus membedakan dengan gejala pada penyakit diabetes melitus. Kalau pada penyakit diabetes melitus, rasa lelah disebabkan oleh sel-sel tubuh yang tidak punya energi lantaran sel tidak bisa memanfaatkan gula sebagai pemasok bahan baku energi.

 Namun pada penderita penyakit jantung, rasa gampang lelah lebih disebabkan oleh kurangnya pasokan oksigen ke sel-sel tubuh karena jantung tidak bisa bekerja normal. Atau jantung itu sendiri yang kekurangan oksigen lantaran ada ketidak beresan pada arteri koroner sebagai pembuluh yang bertanggung jawab untuk mensuplai oksigen ke otot jantung. Akibatnya jantung menjadi lemah dalam bekerja.

 Untuk memastikan gejala  ini segera lakukan pemeriksaan ke doktor yang ahli. Jangan ditunda lagi  untuk mastikan gejala ini. Setelah Anda tahu gejala ini sebagai tanda penyakit jantung atau penyakit diabetes, segera lakukan tindakan yang benar dan terarah agar penyakit Anda bisa segera tertangai dan disembuhkan.

 2.        Nyeri Ringan Di Beberapa Bagian Badan

Rasa nyeri di dada sebelah kiri bisa sebagai pertanda awal penyakit jantung. Anda harus waspadai ini. Namun demikian tidak semua rasa nyeri di dada sebelah kiri sebagai tanda atau gejala jantung atau gejala penyakit jantung.

 Selain rasa nyeri di dada sebelah kiri, rasa nyeri sebagai gejala awal penyakit jantung bisa juga terjadi di bagian tubuh yang lainnya. Bagian tubuh yang harus menjadi perhatian Anda adalah punggung bagian atas, bahu, leher, dan kadang-kadang rahang. apabila terjadi rasa nyeri di bagian-bagian tubuh ini dan berulang-ulang dalam waktu yang agak lama, maka segera periksakan diri Anda ke dokter.

 3.        Mudah Berkeringat Tanpa Aktifitas

Tangan Anda mudah berkeringat tanpa aktifitas ? Waspadai diri Anda !. Bisa jadi ini sebagai tanda awal dari penyakit  jantung. Lebih-lebih di saat bersamaan wajah Anda memucat. Kalau kejadian ini sering terjadi dalam waktu yang agak lama pada diri Anda, segeralah periksakan diri Anda ke dokter ahli jantung. Jangan di tunda-tunda lagi.

 4.        Sesak Nafas

Gejala ini masih terkait dengan gejala jantung atau gejala penyakit jantung yang pertama. Di saat tubuh beraktifitas agak tinggi, tubuh tidak bisa medapatkan suplai oksigen yang memadai. Akhirnya jantung diforsir lagi untuk bekerja sehingga terjadilah rasa sesak di dada.

 5.        Susah Tidur Atau Insomnia

Ini bisa jadi sebagai gejala awal dari gejala penyakit jantung koroner. Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa susah tiduk mempunyai korelasi kuat dengan gejala penyakit jantung, stroke, dan penyakit diabetes melitus. Segera tangani keadaan ini apabila Anda mengalaminya.

 6.        Denyut Jantung Tidak Normal ( Aritmia )

Hal ini di sebabkan oleh kerja jantung yang tidak normal sehingga irama denyut jantung menjadi tidak teratur. Gejala penyakit jantung ini juga harus mendapatkan perhatian yang serius. Sering-seringlah Anda memeriksakan ke dokter yang ahli untuk bisa memastikan apakah ketidak teraturan denyut ini sebagai gejala jantung terutama gejala jantung koroner.

 7.        Pusing Dan Mual

Disaat Anda merasa lelah tanpa aktifitas berat karena pasokan oksigen yang tidak seimbang akibat dari kerja jantung yang tidak normal, sering kali penderita penyakit jantung disertai rasa pusing yang berat dan mual.

 Secara umum itulah beberapa gejala penyakit jantung  yang perlu Anda waspadai. Gejala di atas bisa sebagai gajala jantung koroner atau penyakit jantung genetik. Namun demikian gejala di atas lebih sering terjadi sebagai gejala penyakit jantung koroner ketimbang penyakit jantung genetik.

Informasi tentang penyebab penyakit jantung terutama jantung koroner, akan memberikan gambaran yang jelas kepada kita untuk mengetahui bagamana cara mencegah penyakit jantung terutama cara mencegah jantung koroner yang benar. Sering kita  mendengar pepatah “Mencegah Lebih baik Daripada Mengobati”. Nampaknya pepatah ini sangat tepat untuk penyakit jantung.jantung kita

 Penyakit Jantung terutama penyakit jantung koroner sudah bisa dikatakan sebagai pembunuh nomor satu di dunia sejak hampir 20 tahun terakhir ini. Banyaknya penderita penyakit jantung saat ini sangat terkait dengan pola hidup masyarakat  yang kurang baik. Saat ini, tuntutan pekerjaan yang harus serba cepat dan penuh tekanan membuat sebagian besar masyarakat tidak bisa mengatur pola hidupnya dengan baik.

 Berdasarkan penyebab penyakit jantung dan faktor resiko penyakit jantung  yang sudah kita paparkan pada artikel sebelumnya, kita bisa mengambil pelajaran dan kesimpulan bahwa cara terbaik dalam mencegah penyakit jantung adalah dengan kita menghindarkan dan menjauhkan diri dari berbagai penyebab tersebut.

 Secara garis besar, cara mencegah penyakit jantung adalah sebagai berikut:

 

  1. Terapkan Pola Hidup Sehat
    Pola hidup yang sehat adalah polah hidup yang teratur antara aktivitas dan istirahat. Berikanlah hak tubuh Anda untuk istirahat sesuai kebutuhan. Jangan forsir tubuh Anda di luar batas kemampuan. Jadikanlah siang untuk aktivitas berat dan juga istirahat yang cukup di siang hari. Adapun malam, jadikanlah sebagai aktivitar ringan dan istirahat. Ketidakteraturan dalam pola hidup akan membuat berbagai organ tidak harmonis dan akan sangat mengganggu kerja dan istirahat organ terutama organ jantung, liver, dan ginjal. Ketidakteraturan dalam pola hidup akan membuat organ mengalami banyak tekanan dan stres. Penjelasan akan pola hidup sehat insya Allah akan kita ulas pada artikel yang lain. Silahkan ikuti terus artikel yang ada dalam web sederhana ini.
     
  2. Terapkan Pola Makan Yang Sehat
    Sebenarnya pola makan merupakan bagian dari pola hidup seseorang. Pola makan yang tidak sehat mempunyai pengaruh yang cukup besar bagi kesehatan. Bagi Anda yang lagi mencari cara mencegah penyakit jantung terutama cara mencegah jantung koroner, perhatikanlah pola makan Anda. Kurangi konsumsi makanan yang berkolesterol tinggi dan makanan cepat saji (junk food) serta minuman soft drink. Juga jangan lupa hindarilah sejauh mungkin semua makan yang mengandung 4P buatan yaitu pengawet, pemanis, perasa, pewarna buatan. Semua bahan-bahan tersebut sangat tidak baik bagi jantung dan organ vital lainya. Tingkatkan asupan makanan tinggi serat, seperti buah dan sayuran. Juga tidak lupa kurangi makanan yang asin-asin dan terlalu manis.
     
  3. Jauhi Rokok dan Minuman Beralkohol
    Semua pakar kesehatan telah sepakat bahwa rokok jauh lebih banyak efek negatifnya ketimbang manfaatnya. Rokok merupakan racun yang akan membunuh secara pelan setiap orang yang memakaianya.Demikian juga minuman yang beralkohol. Hindarilah semua jenis minuman beralkohol apabila Anda sayang akan kesehatan jantung, ginjal dan liver Anda. Jangan Anda coba-coba untuk menyentuh minuman ini sebelum Anda dibuat ketagihan dan kecanduan untuk kemudian kesehatan jangka panjang Anda sebagai taruhan.
  4. Berolahraga Secara Teratur
    Melakukan aktivitas fisik dan olahraga yang teratur akan membuat jantung kita berdenyut lebih cepat. Aliran darah ke seluruh tubuh menjadi lancar sehingga ketersediaan suplay oksigen lebih terjamin.Aliran darah yang kaya oksigen yang lancar akan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (LDL). Selain itu dengan olahraga, berat badan bisa turun dan timbunan lebah berlebih akan terbakar. Berolahragalah minim 3 x seminggu dengan minimal  30 menit untuk sekali olah raga.
  5. Hindari Tekanan Stres
    Stres yang berat dapat meningkatkan kadar hormon epinefrin. Hormon ini merangsang naiknya tekanan darah dan membuat denyut jantung meningkat tidak teratur. Keadaan ini apabila terjadi dalam jangka waktu yang lama bisa mengakibatkan kerusakan pembuluh darah terutama pembuluh darah arteri koroner pada otot jantung dan pembuluh darha lainnya.
  1. Minumlah Air Putih Sesuai Kebutuhan Harian Tubuh

 Zat cair merupakan kandungan terbanyak dalam tubuh kita, lebih dari 80 persen merupakan inti dari tubuh ini. Suhu tubuh kitapun dipengaruhi oleh keberadaannya termasuk peredaran darah. Salah satu penyebab penyakit jantung disebabkan karena terlalu kentalnya darah yang memberikan sumbangan terhadap tidak lancarnya peredaran darah kita,kemudian dikolaborasi dengan berbagai jenis sisa metabolisme yang menjadi pencetus terhadap penyumbatan dipembuluh darah.

  1. Konsumsi Aneka Herbal Pencegah Penyakit Jantung
    Di alam ini sudah banyak tersedia bahan-bahan herbal pencegah penyakit jantung. Diantara bahan herbal yang sangat baik untuk mencegah penyakit jantung adalah Habbatussauda Oil, Extra Virgin Olive Oil dan Madupahit Super Al Mahaz. Perpaduan bahan-bahan herbal ini Insya Allah sangat bagus untuk mencegah bahkan mengatasi dan mengobati penyakit jantung terutama jantung koroner.

Madupahit bisa menjadi obat untuk pengobatan penyakit Jantung bahkan penyakit Jantung Koroner, Insya Allah.

Berdasarkan ilmu pengobatan cina, Dalam buku The ‘Spiritual Axis’ bab 56 yang membahas pengaruh lima rasa, dikatakan:

Rasa Asam menuju ke Hati, Rasa Pahit menuju ke Jantung, rasa manis menuju ke Limpa, rasa pedas menuju ke Paru-paru, rasa asin menuju ke Ginja…jika Hati sakit, seseorang tidak boleh memakan makanan dengan rasa pedas, jika Jantung sakit, seseorang tidak boleh memakan makanan dengan rasa asin, jika Limpa sakit, seseorang tidak boleh memakan makanan dengan rasa asam, jika Ginjal sakit, seseorang tidak boleh memakan makanan dengan rasa manis,…..

Demikianlah beberapa cara mencegah penyakit jantung terutama cara mencegah jantung koroner yang bisa Anda terapkan. Insya Allah dengan Anda mengikuti cara mencegah penyakit jantung koroner di atas, Anda akan terbebas dari penyakit jantung. Sekali lagi Jangan Anda remehkan penyakit jantung.

 

 

 kismis

Serangan jantung merupakan hal terburuk yang dapat terjadi. Detak jantung cepat (tarkikardia) merupakan salah satu faktor yang meningkatkan resikonya.

Jantung berdetak lebih cepat dari biasanya ketika kita melakukan aktivitas fisik seperti berlari, jogging, berjalan cepat, dan lain-lain. Namun, saat selesai berolahraga dan beristirahat jantung tetap berdetak kencang, maka Anda perlu waspada.

Kendati demikian, Anda tidak perlu panik jika mengalaminya. Konsultasikan pada pakar kesehatan jantung untuk mengurangi kecepatan detak jantung Anda. Di samping itu, konsumsi pula makanan-makanan yang mampu mengurangi detak jantung berikut ini.

1. Tahu
Tahu merupakan bahan pangan yang kaya akan kalsium dan vitamin sehingga baik untuk kesehatan jantung. Tak hanya itu, tahu juga baik bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan.

2. Pisang
Pisang kaya akan potasium. Mineral ini sangat efektif dalam mengurangi kecepatan detak jantung.

3. Kismis
Kismis juga mengandung potasium tinggi, tetapi rendah sodium. Kismis merupakan salah satu makanan terbaik yang mampu mengobati tarkikardia secara alami.

4. Bayam
Sayuran berdaun hijau seperti bayam kaya akan magnesium. Kekurangan magnesium diketahui sebagai salah satu penyebab tingginya detak jantung dan gangguan jantung lainnya. Maka konsumsi bayam teratur bisa membantu mengatasinya.

5. Almond
Kacang satu ini mengandung antioksidan dan vitamin yang mencegah penyakit jantung dengan mengurangi kadar kolesterol “jahat” dalam tubuh. Almond juga mampu mengontrol nafsu makan sehingga mendapat predikat camilan paling sehat.

6. Susu
Kekurangan kalsium merupakan salah satu penyebab tarkikardia. Oleh karena itu, kandungan kalsium tinggi pada susu bisa jadi solusinya.

7. Bawang putih
Bawang putih baik bagi kesehatan jantung, terutama dalam hal mencegah penyumbatan pada pembuluh darah. Ini karena bawang putih mampu mengurangi kadar kolesterol “jahat” dalam tubuh. Bawang putih juga kaya antioksidan yang melawan radikal bebas penyebab penuaan.

8. Tomat
Menurut sejumlah studi, tomat dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, tomat juga membantu mengurangi nyeri dada karena heartburn.

9. Alpukat
Potasium digunakan tubuh untuk mengatur aliran listrik di seluruh tubuh, termasuk di jantung. Alpukat kaya akan potasium sehingga mampu membantu jantung untuk tetap sehat.

10. Ikanmadu pahit propolis
Ikan seperti tuna, salmon, atau sarden mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi sehingga baik untuk jantung. Ikan-ikan ini juga diketahui efektif untuk mengurangi detak jantung.

11. Madu

Madu bisa digolongkan sebagai makanan yang memiliki khasiat terbaik buat kesehatan jantung, sebagai obat buat manusia itulah yang menjadi dasar sumber kepercayaan sampai dunia ini berakhir, tetapi diingat bahwa madu akan menjadi Obat buat manusia tatkala kita bisa berfikir dan mampu memikirkannya. (Subhannallah)

Sumber : Kompas

jantung

Sepanjang hidup kita jantung berdenyut sekitar sekali setiap detik dan akan lebih sering saat kita melakukan aktivitas fisik. Kita semua tentu pernah merasakan diperiksa dengan stetoskop pada dada. Namun, tahukah Anda bagaimana gema bunyi detak jantung yang didengar dokter dari alat tersebut?

Saat akan mendengarkan jantung, dokter akan menyuruh kita menghirup dan menghembuskan napas secara alami, atau dengan ritmik tertentu. Dokter akan memindahkan stetoskop dari satu tempat ke tempat lain pada dada.

Denyut jantung yang normal mempunyai pola bunyi yang konsisten seperti “lubb” dan “dubb”. Suara ini ada hubungannya dengan menutupnya katup jantung. “Lubb” diikuti jeda pendek dan “dubb” diikuti jeda lebih panjang.

Perbedaan insensitas bunyi jantung ini menjadi kunci adanya suatu penyakit yang terkait dengan jantung atau pau. Obesitas, emfisema, atau cairan sekitar jantung dapat meredam bunyi denyut jantung.

Selain itu dengan stetoskop juga dapat terdeteksi suara-suara lain. Misalnya saja suara bising jantung (murmur), akibat turbulensi selama jantung berdenyut. Tergantung lokasi dan sifat bising jantung dan hubungannya dengan suara lubb-dubb tadi, biasanya dokter dapat mengidentifikasi adanya suatu perubahan struktural pada jantung yang menjadi penyebab turbulensi itu.

Bising jantung dapat menjadi tanda adanya anemia, katup bocor, atau masalah lain. Namun, ada juga bising jantung yang tidak ada kaitannya dengan kondisi jantung, dan itu tidak membahayakan.

 

Sumber :Mayo Clinic

detak-jantungDetak jantung yang terlalu cepat saat seseorang sedang beristirahat perlu diwaspadai karena bisa meningkatkan risiko kematian. Risiko tersebut bahkan tetap tinggi meski mereka secara fisik sehat dan fit.

Detak jantung saat beristirahat adalah detak jantung permenit ketika seeorang sedang duduk atau berbaring selama 10 menit. Mereka yang detak jantungnya antara 60-100 per menit dianggap normal.

Detak jantung saat beristirahat dipengaruhi oleh sirkulasi hormonal, level aktivitas fisik, serta sistem saraf otonomik.

Selama ini diketahui bahwa orang yang sangat aktif secara fisik biasanya memiliki detak jantung istirahat yang lebih rendah. Namun, para peneliti juga ingin mengetahui apakah detak jantung memiliki pengaruh pada risiko kematian, terlepas dari level olahraga kebugaran yang dilakukan.

Sekitar 3000 orang pria sehat yang berpartisipasi dalam Copenhagen Male Study dimonitor selama 16 tahun. Penelitian dimulai pada tahun 1970-1971 untuk melacak kesehatan kardiovaskular para responden di 14 perusahaan besar di Kopenhagen, Denmark.

Pada tahun 1971, seluruh partisipan diwawancara oleh dokter mengenai kesehatan dan gaya hidup, termasuk apakah mereka merokok dan berolahraga. Mereka juga diuji secara fisik, antara lain tes bersepeda untuk mengevaluasi level kardiorespiratori.

Tes kesehatan dilakukan lagi pada tahun 1985-1986 terhadap 3000 responden berupa pengukuran tekanan darah, tinggi badan, berat badan, kadar gula darah, serta lemak darah. Para peneliti juga mengukur detak jantung istirahat.

Untuk mengetahui usia harapan hidup, para partisipan disurvei 16 tahun kemudian. Ternyata sekitar 4 dari 10 partisipan meninggal dunia.

“Tidak mengejutkan bahwa detak jantung istirahat yang tinggi terkait dengan aktivitas fisik yang rendah, tekanan darah tinggi, berat badan, serta tingginya level lemak darah,” tulis para peneliti dalam laporannya.

Seseorang yang nilai detak jantung istirahat antara 51-80 denyutan per menit mengalami peningkatan risiko kematian sampai 50 persen.

Sementara orang yang nilai detak jantung istirahatnya antara 81-90 denyutan per menit resikonya dua kali lipat dibanding dengan mereka yang denyutannya lebih rendah.  Makin tinggi nilai denyutan, makin besar risiko kematiannya.

Ketika faktor kebiasaan merokok juga diperhitungkan, diketahui setiap peningkatan detak jantung istirahat antara 12-27 persen akan meningkatkan risiko kematian sampai 20 persen.

cek kesehatan dengan telepon genggamilustrasi …

Kini pengguna telepon genggam dapat mengukur detak jantung dan tekanan darah mereka hanya dengan satu sentuhan. Perusahaan teknologi yang berbasis di Singapura, Zensorium, merancang instrumen bernama Tinke yang kompatibel dengan iPhone atau iPad.

Menggunakan teknologi deteksi optik, Tinke mengukur perubahan volume darah di tubuh. Hal itu memungkinkan instrumen itu mengetahui detak jantung, tingkat pernafasan dan level oksigen hanya dengan meletakkan ibu jari di sensor merah dan infrared.

Zensorium telah membuat piranti lunak mereka sendiri agar hasil pengukuran dan angka rata-rata kesehatan pengguna akan tampak di layar telepon genggam.

Instrumen itu juga memiliki indeks terpisah untuk memberitahu pengguna tingkat stress mereka kapan saja berdasarkan detak jantung.

Perusahaan itu mengatakan Tinke bukanlah alat medis atau diagnosa tetapi lebih pada ‘motivator’ bagi mereka yang memiliki tujuan kesehatan tertentu dan meningkatkan kesehatan mereka.

Visit Thaveeprungsriporn, presiden direktur perusahaan, mengatakan banyak negara memiliki masyarakat usia lanjut dan fasilitas kesehatan akan semakin terbatas dalam beberapa tahun mendatang.

“Kami berharap hal itu akan mudah, sederhana dan kami dapat mengubah perilaku konsumen.”

Namun angel investor dan mentor bagi perusahaan-perusahaan pemula, Kristav Childress, mengatakan produk semacam ini memerlukan validasi sebelum konsumen bersedia membelinya.

“Saya ingin melihat video, testimoni, dan nilai sesungguhnya dari produk ini, serta tombol ‘cobalah sendiri agar anda dapat melakukan percobaan,’ kata dia.

Sementara itu Zensorium mengatakan mereka sedang mengerjakan produk lanjutan yaitu alat analisis urine.

Sumber : BBC

Tidak asing lagi buat kita dengan yang namanya minuman berenergi. Bahkan diantara kita ada yang sampai ketergantungan (istilah). Saat ini banyak sekali jenis dan merk/brand minuman berenergi ini, yang mana menurut mereka setelah meminumnya bisa menambah stamina dan vitalitas. Pada umumnya minuman berenergi mengandung kafein yang dapat mengubah cara kerja detak jantung, demikian hasil penelitian terbaru menyebutkan.minuman berenergi

Tim peneliti dari Universitas Bonn, Jerman mengidentifikasi jantung milik 17 orang yang  mengonsumsi minuman energi. Hasilnya menunjukkan, detak jantung orang-orang tersebut lebih kuat setelah menenggak minuman tersebut.

Dalam pertemuan tahunan Masyarakat Radiologi Amerika Utara, para ilmuwan dari Jerman itu memperingatkan, anak-anak dan mereka yang kondisinya sehat lebih baik menghindari mengonsumsi minuman energi yang dikemas dengan kafein.

           “Sampai sekarang, kami belum tahu persis apa efek minuman energi seperti ini terhadap fungsi jantung,” ungkap Dr Jonas Dorner, salah seorang peneliti.

“Jumlah kafein dalam minuman energi lebih tinggi tiga kali ketimbang minuman berkafein lainnya seperti kopi atau kola,” imbuhnya.

Bagaimanapun, menurut Dorner, banyak efek samping akibat mengonsumsi kafein dengan asupan yang tinggi. “Termasuk detak jantung yang cepat, jantung berdebar, peningkatan tekanan darah, dan dalam kasus yang paling parah, kejang atau kematian mendadak,” terangnya.

Tidak baik untuk anak-anak

Dalam penelitiannya, peneliti memantau 17 orang yang diberi minuman energi mengandung 32 mg per 100 ml kafein dan 400 mg per 100 ml bahan kimia lain yaitu taurine.

Dalam penelitian terungkap, ventrikel atau bilik kiri jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh ternyata berkontraksi lebih keras setelah sekitar satu jam peserta menenggak minuman energi.

“Kami telah menunjukkan mengonsumsi minuman energi memiliki dampak jangka pendek pada detak jantung,” ujar Dorner.

“Kami tidak tahu persis bagaimana atau apakah kontraksi detak jantung ini berdampak pada kegiatan sehari-hari atau kinerja atletik.”

Demikian pula, penelitian ini tidak mengetahui dampak lebih lanjut terhadap orang yang memiliki masalah dengan jantungnya.

Namun, tim peneliti menyarankan agar anak-anak dan mereka yang memiliki detak jantung tidak teratur menghindari minuman energi. Di Inggris, asosiasi minuman ringan telah menyatakan bahwa minuman energi dilarang dikonsumsi oleh anak-anak.

Pada kondisi lain beberapa testimoni yang telah mengkonsumsi minuman berenergi ini, terlebih lagi bagi orang yang kerjanya pada malam sampai pagi hari minuman ini sebagai teman setianya yang membantu menjaga kondisi agar lebih bugar. Tapi efek yang ditimbulkannya lebih dahsyat, menurut pengakuannya saat ini harus cuci darah satu minggu sekali dikarenakan kegagalan ginjal yang dialaminya akibat terlalu loyal mengkonsumsi minuman tersebut.

Benar tidaknya hal tersebut tidak bisa dijadikan patokan yang pasti dikarenakan efek dari minuman berenergi, mereka hanya berbagi pengalaman tentang keluhan yang dialaminya. Wallahu Alam bishowab.

Ada minuman berenergi yang lebih baik dari pada yang ada dan beredar saat ini, tentulah sudah dikenal namanya yaitu Madu. Dan sudah dijelaskan ribuan berbagai literatur soheh yang secara empiris menjelaskan hal tersebut.

Tinggal kita loyal mengkonsumsinya Insya ALLAH stamina dan vitalitas terjaga, selain itu efek positif yang didapat lebih buat tubuh kita adalah terhindar dari berbagai macam penyakit ringan dan kronis yang merupakan janji dari yang Maha Penyembuh, itu PASTI.