Seberapa Banyak Mengkonsumsi Makanan Saat Sakit ?

Madupahit.com – Seberapa Banyak Mengkonsumsi Makanan Saat Sakit ?

Dari sebuah survei terbaru, sebanyak 50 persen orang cenderung memerlukan waktu lebih banyak untuk pulih dari sakit dan 50 persen yang lainnya jatuh sakit lagi setelah sembuh. Hal ini ternyata dikarenakan kita tidak menyesuaikan pola makan kita untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Yang dilansir dari Daily Mail, ada beberapa langkah yang bisa lakukan untuk menyesuaikan pola makan supaya kita bisa sembuh lebih cepat.

Saat kita sakit, selera makan kita cenderung berkurang dan kita seringkali merasa malas makan. Tapi karena tubuh kita bekerja lebih keras dari biasanya untuk melawan infeksi, kita perlu menjaga level energi kita dengan makan lebih banyak kalori dari biasanya.

Emily Curwys, anggota dari NutriPlus Nutritional Advice Council (NNAC) dan seorang ahli diet di rumah sakit St Richard’s Hospital, Chichester, merekomendasikan untuk makan dengan tambahan 200 kalori lebih banyak dari biasanya.

Tidak seperti di saat kita sehat, dalam kondisi sakit kita diijinkan untuk ngemil makanan yang tidak sehat seperti kue atau biskuit, kata Cruwys.

“Tambah asupan kalori Anda hingga 200 kalori—setara dengan sepotong kue atau beberapa keping biskuit,” katanya. “Anda akan memiliki ekstra kalori yang diubah menjadi glukosa—zat yang sangat penting untuk meningkatkan level energi,” tambahnya.

Untuk meningkatkan asupan kalori, tambahkan madu, jeli atau gula ke minuman atau makanan.

Makan lebih banyak Karbohidrat

Level energi bisa turun secara drastis selama sakit, jadi menjaga asupan karbohidrat bisa menolong tubuh dengan bahan bakar yang dibutuhkan untuk berfungsi secara efisien dan pulih lebih cepat.

Cruwys menyarankan untuk makan satu sajian makanan kaya karbohidrat seperti roti, nasi atau pasta dalam setiap menu makanan untuk memberikan energi ekstra pada tubuh Anda.

“Sangat penting untuk makan banyak karbohidrat saat Anda sakit karena tidak hanya akan menambah energi tapi juga mencegah depresi atau perasaan lesu,” kata Cruwys.

“Otak Anda memerlukan glukosa untuk berfungsi secara efisien dan mencegah tubuh merasa lesu dan depresi,” tambah Cruwys.

Karbohidrat adalah sumber glukosa yang penting dan jika tingkat karbohidrat Anda rendah, otak dan tubuh akan kekurangan energi dan mungkin perlu waktu lama untuk pulih dari sakit.

Makan lebih banyak Protein

Jika Anda sedang memulihkan diri dari patah tulang atau luka, makan protein akan membantu memperbaiki jaringan-jaringan di dalam tubuh.

Makan lebih banyak protein akan meningkatkan level energi Anda juga. Tubuh Anda butuh energi ekstra untuk meningkatkan produksi sel darah putih yang diperlukan untuk melawan infeksi.

Untuk memastikan Anda mendapatkan cukup protein, cobalah tambahkan daging, ikan, dan kacang dalam porsi ekstra ke dalam menu makanan. Jika Anda merasa tidak bisa mencerna makanan ini, Cruwys menganjurkan minum susu sebagai alternatif.

“Susu adalah sumber yang baik untuk mendapatkan protein dan lebih enak daripada daging saat Anda sakit. Minumlah susu hangat, dan hindari coklat atau kopi hangat,” terangnya.

Makan Buah dan Sayuran lebih banyak

Untuk menu makan yang normal dan sehat, para ahli gizi merekomendasikan makan lima porsi buah dan sayuran dalam sehari. Tapi saat Anda sakit, maka konsumsi buah dan sayuran perlu ditambah sebanyak mungkin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Vitamin C dikenal karena perannya terhadap daya tahan tubuh, dan penelitian terkini dari Institute of Food Research di Norwich telah menunjukkan bahwa beta karoten yang ditemukan dalam tomat merah dan makanan lain berwarna terang bisa meningkatkan respon sistem imunitas dengan meningkatkan efisiensi sel-sel pembunuh yaitu sel imunitas yang menyerang sel kanker.

Selenium, sebuah elemen yang ditemukan di sereal, ikan dan kacang, juga penting untuk respon tubuh yang sehat, dan bila tubuh kita hanya memiliki mineral ini dalam jumlah sedikit, maka virus-virus bisa menjadi lebih berbahaya.

Cobalah makan paling tidak lima porsi buah dan sayuran dalam sehari, saran Cruwys. “Saat kita sakit, kita mungkin tidak ingin makan sebuah apel atau salad dingin. Bila Anda tidak ingin makan buah dan sayuran, cobalah buat jus atau sup,” terangnya.

Makan sedikit dan sering

Makan lebih sering adalah hal yang mungkin tidak ingin kita lakukan saat sakit. Daripada menuruti jadwal makan saat kita sehat, cobalah makan saat tubuh Anda menyuruh Anda makan.

Makanlah dalam jumlah yang sedikit setiap dua atau tiga jam untuk memastikan Anda memiliki asupan energi yang stabil.

 Minum minuman yang tepat

Minuman paling baik untuk diminum saat sakit adalah susu atau minuman berprotein lainnya, jus buah yang mengandung vitamin C untuk meningkatkan sistem imunitas dan minuman  bergula untuk meningkatkan asupan kalori.

Saat kita sakit, kita seringkali lupa minum karena sering tidur atau terlalu lemah untuk bangun dari tempat tidur.

Jika Anda menderita demam, Anda mungkin kehilangan banyak cairan karena terus berkeringat. Jadi sangat penting bagi Anda untuk minum lebih banyak dari yang seharusnya.

Teruntuk kita yang Muslim makan tidak butuh yang banyak apalagi sampai kekenyangan, karena justru itulah yang akan menyebabkan berbagai penyakit datang.

Cukup hanya untuk bisa menegakan tulang belakang itulah yang di sarankan

Terlebih lagi saat kita sakit, pastinya banyaknya makan bukan jadi patokan bahwa kita akan segera pulih dari keluhan/penyakit. Yang penting adalah asupan nutrisi yang bisa membantu mempercepat penyembuhan penyakit kita.

Sumber nutrisi yang lengkap yang bisa dikonsumsi oleh kita ketika sakit salah satunya adalah MADU, KURMA/sarikurma.

Madu keistimewaannya adalah mudah dicerna dan diserap oleh tubuh kita, begitupun kurma/sarikurma merupakan sumber karbohidrat/energi yang besar dan cukup untuk kebutuhan ketika sakit.

Tapi tetap jangan lupakan buah-buahan dan sayuran sebagai penyeimbang serat yang dibutuhkan serta air yang disesuaikan dengan kecukupan kebutuhan tubuh kita.

Share Our Posts

Share this post through social bookmarks.

  • Delicious
  • Digg
  • Newsvine
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati

Comments

Tell us what do you think.

There are no comments on this entry.

Trackbacks

Websites mentioned my entry.

There are no trackbacks on this entry

Add a Comment

Fill in the form and submit.